jomblogwalking

RSS

AYAT SUCI MELULUHKAN HATI



Kamu tentu mengenal salah satu sahabat Rasulullah sekaligus khalifah kedua sebagai pengganti Rasullah dalam memimpin umat islam. Ya...Umar bin khattab. Sebelum masuk islam, Umar di keal sebagai pemuka Quraisy yang paling di segani. Umar mempunyai postur tubuh yang tegap dan kuat, wataknya keras, berani, dan berdisiplin tinggi. Keunggulannya berdiplomasi membuatnya populer di kalangan berbagai suku arab. Sebelumnya, umar di kenal sebagai sallah seorang tokoh arab Quraisy yang paling gigih menentang seruan Nabi Muhammad SAW.

Suatu hari, keika di sampaikan kepadanya bahwa adiknya, Fatimah, beserta suaminya telah memeluk islam, ia (Umar) mendadak menjadi geram dan sangat murka. Tanpa menunggu lama, ia segera pergi ke rumah adiknya.
 Sesampainya disana, ia mendapati adik, ipar, dan beberapa orang muslim sedang mempelajari Al-Qur’an. Begitu melihat umar, mereka semua terdiam membisu dan tidak berani bergerak sedikitpun.
Dengan emosi yang meluap-luap, umar menampar adiknya. Suaminya pun tidak terelakan dari pukulan umar. Di puncak kemarahannya, mata umar menangkap sebuah lembaran yang  bertuliskan Ayat-ayat Al-Qur’an. Jantungnya tiba-tiba berdegup kencang dan hatinya menjadi ciut. Dengan tangan bergetar dipungutnya lembaran itu, lalu di bacakan ayat-ayat Al-Qur’an yang tertera disitu. Menurut sebagian riwayat, yang tertera dalam lembaran itu adalah beberapa ayat permulaan Surah Taha. Setelah membaca ayat-ayat itu, perasaannya menjadi tenang dan rasa damai menyelimap di hatinya. Timbul keingnan kuat untuk segera menemui Rasulullah saw. Iapun segera meniggalkan rumah adiknya menuju rumah Al-Arqam dimana Nabi saw. sedang menyampaikan dakwah secara sembunyi-sembunyi.
Sesamapainya di rumah al-Arqam, umar segera mengetuk pintu. Mengetahui yang datang adalah umar, sahabat yang sedang bersama Nabi saw. menjadi  gentar dan ketakutan, kecuali Hamzah bin abdul mutallib, paman Nabi saw. yang dikenal sebagai orang yang gagah berani. Nabi saw. menyuruh membuka pintu dan mempersilakan Umar masuk. Melihat sikap nabi saw. yang lembut dan bijaksana, Umar merasa kecil dihadapannya. Nabi saw. pun berkata, “ Islamlah engkau, wahai Ibnu khattab!” Umarpun lalu mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda ia telah masuk islam.
Masuk islamnya Umar segera diikuti oleh putra sulungnya, Abullah dan istrinya Zainab binti maz’un. Selain itu, keislaman Umar membuka jalan bagi tokoh arab lainnya untuk masuk islam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar