Dalam semesta
Engkau nyaris tidak ada
Hanya zarrah teramat kecil
Tak berarti apa-apa
Kau ada atau tidak
Bumi telah ada,
Begitu pula planet-planet lain
yang bergulir dalam ribuan tata
surya
di ruang yang tak terbatas
tak terjangkau oleh pikiranmu
wahai zarrah kecil.
Kau dicipta dari tiada
Menjadi ada karena kehendak-Nya
Kau jadi saksi atas kuasa-Nya.
Lihatlah dunia dan segala makhluk yang besar dan kecil
Yang telah di ciptakan-Nya.
Kau diberi indera untuk
menyaksikan semua itu
Kau diberi pikiran untuk
merenungkan semua itu
Kau di beri hati untuk memahami
semua itu
Bersyukurlah kepada-Nya.
Atas nikmat kehidupan sesaat–sekejap
yang telah ia beri
Agar kau jadi saksi atas ke
agungan-Nya
Allahu akbar, Allahu akbar
,Allahu akbar.
Hanya sesaat engkau hidup
Mengecap nikmatnya dunia ciptaan tuhan
Ia yang bila kau
sebut nama-Nya
Gemetarlah hatimu, bergetar nadimu,
Berlinang air matamu
Dengan berjuta rasa bergemuroh dalam dadamu.
Kau Cuma seperjuta saat dalam
lintasan waktu semesta,
Bagi sehembus angin,
Seperjuta saat seperjuta kejap
mata Ilahi
Dalam ruang dalam waktu
Kau begitu teramat sangat kecil-kecil sekali.
Ada atau tidak engkau
Takkan pernah ada arti bagi alam
semesta
Bagi ribuan-jutaan planet-planet
yang beredar tak lelah
Dalam kilasan jutaan-jutaan tahun
cahaya.
Dari air mani dan sel telur
asalmu
Atas kehendak Ilahi
Dalam satu embusan napas.
Jadi maka jadilah engkau
Seserpih zarrah bergulir sekejab
dalam ruang dan waktu.






















0 komentar:
Posting Komentar